Rapat
Koordinasi PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) Tim Penanganan Korban Tindak
kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Kabupaten Pekalongan , kemarin
telah dilaksanakan pada hari Selasa , 25 Oktober 2011. Rakor dihadiri
oleh anggota Tim PPT atau yang mewakili dari instansi terkait.
Rabu, 26 Oktober 2011
Rabu, 12 Oktober 2011
SOSIALISASI DATA PILAH GENDER
Pada Selasa, 11 Oktober 2011 lalu, BPPKB menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Data Pilah Gender , Perempuan dan Anak bertempat di Aula Kantor Kementrian Agama, Kajen. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan semua SKPD Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Korlap PLKB, termasuk perwakilan Polres, BPS, Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri. Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari rapat koordinasi pengumpulan Data Pilah Gender yang telah dilakukan pada bulan April 2011.
Tujuan dari pelaksanaan ini, sebagaimana disampaikan oleh Kasubid PP, Rahmawati, S.IP, selaku panitia, adalah untuk :
meningkatkan
pemahaman tentang pentingnya data statistik dan indikator gender bagi
penyusunan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kebijakan dan
program daerah , meningkatkan
ketersediaan data statistik dan indikator serta analisis gender sekaligus
sosialisasinya di kalangan pembuat kebijakan, meningkatkan
komitmen untuk menggunakan data statistic gender dalam melakukan penyusunan
perencanaan dan monitoring berbagai program dan kegiatan di Kabupaten
Pekalongan, serta menerima masukan dari semua SKPD dalam rangka penyusunan laporan hasil Data Pilah Gender.
Jumat, 07 Oktober 2011
Dialog Publik dalam setahun SPI
Dalam rangka ulang tahunnya yang pertama SPI (Serikat Perempuan
Independen), organisasi perempuan di Kabupaten Pekalongan yang baru
mencari bentuk dan sasaran garapan aktifitasnya, Kamis 6 Oktober 2011
menyelenggarakan 'Dialog Publik'. Dialog publik ini dengan mengundang 2
nara sumber dari Pemerintah Daerah, yang sedianya berharap Wakil Bupati
namun diwakilkan kepada Kabag Hukum Endang Murdi, SH dan dari BPPKB
yang diwakili oleh Kabid PPPA, Dra. Siti Masruroh, M.Si., dan selaku
moderator Ir Beny Diah , M.P dosen Fakultas Perikanan UNIKAL.
Kamis, 06 Oktober 2011
Pelantikan Pejabat Eselon 2 Kab. Pekalongan
Pagi tadi Kamis, 6 Oktober 2011, pada
pukul 09.00 hingga pukul 11an, telah dilksanakan pelantikan dan
Pengambilan Sumpah Pejabat Struktural Eselon II di lingkungan Pemerintah
Kabupaten Pekalongan. oleh Bupati Pekalongan di Aula Setda Lantai I.,
dihadiri Sekda para Asisten Sekda, Kepala SKPD, unsur FKPD, Kepala
Pengadilan Agama, Kajari dan juga para wartawan. Acara pelantikan juga
dihadiri istri/suami pejabat yang dilantik. Pelantikan ini untuk mengisi
beberapa pos yang kosong, sehingga ada promosi pejabat baru dan mutasi
sebagai dampaknya.
Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Kab/Kota se Bakorwil III
Oleh : Dra. Siti Masruroh, M.Si
Pada Rabu - Kamis lalu, 28-29 September 2011, Pemerintah Provinsi Jawa
Tengah melalui BP3AKB (Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak dan Keluarga Berencana) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan
Pelatihan Kepemimpinan Perempuan kepada Pejabat struktural di Bakorlin
3 Purwokerto , sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi
perempuan dalam proses-proses pengambilan keputusan di Kabupaten/kota.
Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di 2 Bakorlin lainnya (Pati dan
Surakarta) dalam waktu yang berurutan.
Minggu, 02 Oktober 2011
CAPACITY BUILDING R/R BAGI PETUGAS PPKBD dan PETUGAS KLINIK SE KAB. PEKALONGAN TA. 2011
Program
Kependudukan dan Keluarga Berencana adalah salah satu program sosial yang
mendasar dan sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa yang mempunyai tujuan membangunuk keluarga kecil bahagia sejahtera berkualitas
yang unggul di masa depan dan menjadi sumber daya pembangunan yang tangguh dan
mandiri, serta diharapkan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain dalam
menghadapi era globalisasi. Untuk mensukseskan program tentunya dibuat
kegiatan-kegiatan yang efesien dan efektif dan tentunya tak lepas diperlukannya
data dan informasi.
Rakor Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Sesuai Konvensi Hak – Hak Anak Tk Prov Jateng
Pada Selasa, 27 September 2011 yang lalu di Ruang Rapat Lt.6 BAPPEDA Jawa Tengah diselenggarakan Rapat Koordinasi Kebijakan tentang Pemenuhan Hak Anak Sesuai Konvensi Hak – Hak Anak Tingkat Provinsi Jawa Tengah oleh Biro
Bina Sosial Setda Provinsi Jawa Tengah. Acara yang dihadiri oleh
perwakilan BPPKB dari 35 Kabupaten/kota di Jawa Tengah ini juga dihadiri
oleh stakeholder terkait seperti SLB Kota semarang dan beberapa LSM
peduli Perempuan dan Anak Jawa Tengah juga dari Fakultas Hukum UNDIP. Kabid PPPA , Dra. Siti Masruroh , M.Si hadirmewakili BPPKB Kabupaten Pekalongan.
Sabtu, 01 Oktober 2011
Rakor BPPKB
Pada 1 Oktober 2011 kemarin, setelah mengikuti HAPSAK BPPKB Kabupaten Pekalongan mengadakan Rapat Koordinasi yang diikuti oleh seluruh penyuluh KB, atau PLKB yang merupakan pejabat fungsional yang pembinaannya ada di bawah BPPKB, lembaga yang baru terbentuk 3 tahun ini. Sebelumnya mereka adalah pegawai pusat di bawah binaan BKKBN. Namun dengan dilimpahkannya urusan KB ke pemerintah daerah, mereka pun ikut berubah menjadi pegawai daerah.
Hj. Megawati, M.Pd selaku kepla BPPKB Kabupaten Pekalongan melakukan pembinaan kepegawaian sekaligus menyampaikan informasi penting yang harus ditindaklanjuti, dilanjutkan penyampaian informasi oleh para Kepala Bidang (Kabid PPPA, Kabid Monev, Kasubid KB dan Kasubag Kepegawaian).
Jumat, 30 September 2011
Sosialisasi Anti Kekersan Terhadap Perempuan, Anak dan KDRT
Senin lalu , 26 September 2011 Bidang
PPPA BPPKB Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi
anti kekerasan terhadap Perempuan, Anak dan KDRT", bertempat di Aula
Kecamatan Bojong. Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Desa, TPP PKK
Desa, dan perwakilan organisasi masyarakat.
Bapak Camat Bojong berkenan memberi sambutan dengan berharap agar
materi ini dapat disebarluaskan oleh para peserta guna dapat melakukan
pencegahan terjadinya KDRT. Hj. Megawati, M.Pd, Kepala BPPKB membuka kegiatan ini
dengan harapan pencegahn dan penanganan kasus KDRT dapat dilakukan dengan
baik.
Rabu, 21 September 2011
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Oleh : Drs. M. Sofyan Lubis ,SH
Perlu
diketahui bahwa batasan pengertian Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah
tangga (PKDRT) yang terdapat di dalam undang-undang No. 23 tahun 2004,
adalah ; “setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang
berakibat timbulnya kesengsaraan, atau penderitaan secara fisik,
seksual psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga, termasuk
ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan
kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga” (vide,
pasal 1 ayat 1 ). |
|---|
Mendidik Anak (Jangan) dengan Dongeng
Oleh : Hesti Rahayu
Pesan BBM itu terkirim dari seorang sahabat di bulan April lalu…
Jumat, 16 September 2011
Langkah Sederhana Mendidik Dan Membentuk Anak Mandiri
Setiap
orangtua pasti menginginkan anaknya mandiri. Entah itu dalam berfikir
maupun dalam perbuatan sehari-hari. Anak mandiri tidak dapat hadir
begitu saja, perlu adanya pendidikan dari orangtua atau pengaruh
lingkungan yang mendukung.
Mendidik
anak agar menjadi mandiri adalah salah satu tugas orangtua. Sikap
mandiri dapat dibiasakan sejak anak masih kecil, seperti memakai pakaian
sendiri, memasang tali sepatu, memakai kaos kaki dan berbagai pekerjaan
kecil lainnya. Dalam mendidik anak, orangtua seringkali menemui
kesulitan untuk menghentikan kebiasaan atau perilaku anak yang tidak
disukai. Agar anak mau menuruti orangtua, hendaknya orangtua menjadi
contoh yang baik, karena bagaimanapun juga anak akan sering mencontoh
kebiasaan orang-orang disekitarnya.
ISLAM; Agama Ramah Anak
Oleh : Susanto, MA
Kamis, 15 September 2011
Mengenal KPAI
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) adalah
Lembaga Independen yang kedudukannya setingkat dengan Komisi Negara
yang dibentuk berdasarkan amanat Keppres 77/2003 dan pasal 74 UU No. 23
Tahun 2002 dalam rangka untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan
perlindungan anak di Indonesia. Lembaga ini bersifat independen, tidak
boleh dipengaruhi oleh siapa dan darimana serta kepentingan apapun,
kecuali satu yaitu “ Demi Kepentingan Terbaik bagi Anak ” seperti diamanatkan oleh CRC (KHA) 1989.
Selasa, 13 September 2011
Standar Pelayanan Minimal: Peluang dan Tantangan Layanan Terpadu untuk Perempuan Korban Kekerasan
SPM
menyediakan panduan mengenai prinsip umum layanan, kode etik bagi
petugas layanan, informasi standar bagi korban dan keluarganya serta
skema alur layanan terpadu. Lima SOP yang dikembangkan yakni untuk
layanan pengaduan, layananan kesehatan, rehabilitasi sosial, bantuan
hukum, dan pemulangan dan integrasi diupayakan bertujuan untuk mendukung
UPT di P2TP2, UUPA (dahulu RPK), Puskesmas, Rumah Sakit, Lembaga
Bantuan Hukum, dan pusat UPT lainnya.
Mengenal KOMNAS Perempuan
Komnas Perempuan lahir dari tuntutan masyarakat sipil, terutama kaum perempuan, kepada pemerintah untuk mewujudkan tanggung jawab negara dalam menanggapi dan menangani persoalan kekerasan terhadap perempuan. Tuntutan tersebut berakar dari tragedi kekerasan seksual yang dialami terutama perempuan etnis Tionghoa dalam kerusuhan Mei 1998 di berbagai kota besar di Indonesia.
Jumat, 09 September 2011
PENDATAAN KELUARGA 2011
Pada hari rabu , 7 September 2011 lalu BPPKB melakukan pendataan keluarga di keluarga Bupati Pekalongan dan juga di keluarga Ibu wakil Bupati keesokan harinya. Apa sebenarnya maksud 'Pendataan Keluarga' yang dilakukan itu?
Dengan disahkannya UU No 10 tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Keluarga Sejahtera, misi Program KB semakin luas. Pengertian KB menjadi suatu upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pepengaturan kehamilan, pembinaan ketahanan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan keluargauntuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Sebagai konsekuensi dari perluasan misi tersebut , semua komponen dan perangkat yang terkandung dalam program Kb Nasional menyesuaikan diri.
Dengan disahkannya UU No 10 tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Keluarga Sejahtera, misi Program KB semakin luas. Pengertian KB menjadi suatu upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pepengaturan kehamilan, pembinaan ketahanan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan keluargauntuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Sebagai konsekuensi dari perluasan misi tersebut , semua komponen dan perangkat yang terkandung dalam program Kb Nasional menyesuaikan diri.
Minggu, 28 Agustus 2011
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Segenap pimpinan dan karyawan BPPKB Kabupaten Pekalongan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Minal 'Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf lahir dan batin.
Semoga kita semua meraih kemenangan, mendapat berkah Ramadlan dan menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa, dapat membentuk keluarga yang kuat menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera........ Amin
Senin, 22 Agustus 2011
GYNEKOLOGY BAD
Salah satu prioritas pembangunan nasional saat ini adalah Program Keluarga Berencana untuk mewujudkan Keluarga Kecil Berkualitas. Untuk itu Pemerintah Kabupaten/Kota perlu didorong untuk melakukan tindakan nyata dalam mewujudkan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan Keluarga berencana yang berkualitas.
Untuk membantu Pemerintah Kabupaten/Kota mewujudkan peningkatan akses dan kualitas untuk pelayanan KB kepada masyarakat, Pemerintah Pusat mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang KB tahun anggaran 2011, berupa pengadaan ‘Gynekology Bed’. Untuk itu kegiatan yang dilaksanakan BPPKB Kabupaten pekalongan ini selanjutnya akan disalurkan ke Klinik KB (KKB) yang ada di 19 kecamatan Kabupaten Pekalongan. Kegiatan pengadaan ini pernah juga dilaksanakan pada tahun 2009, sehingga penerima tahun 2011 ini adalah yang belum menerima pada tahun 2009.
Langganan:
Postingan (Atom)

