Kamis, 13 Agustus 2015

HARGANAS XXII Kabupaten Pekalongan





Keluarga merupakan lingkungan hidup primer dan fundamental tempat terbentuknya kepribadian yang mewarnai kehidupan manusia. Peresmian nilai-nilai agama, kemanusiaan, kebangsaan, keadilan social dan nilai-nilai moral secara praktis akan berprosese dan ditentukan oleh keluarga. Keluarga merupakan pranata social pertama dan utama yang mengemban fungsi strategi dalam membekali nilai-nilai kehidupan bagi anak manusia yang tengah tumbuh dan berkembang untuk mencari makna dalam perjalanan hidupnya. Dengan demikian kehidupan keluargaakan mementukan keadaan masyarakat, bangsa dan Negara. Hal ini dapat tercapai apabila setiap keluarga dapat mewujudkan kondisi keluarga yang sejahtera.




Berdasarkan Keputusan Persiden R.I Ni. 39 Tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) maka ditetapkan tanggal 29 Juli sebagai Hari Keluarga Nasional dan merupakan hari libur.

Upaya mewujudkan keluarga sejahtera harus dimulai sejak perencanaan keluarga. Perjalanan panjang keluarga yang mereka tempuh akan menjadi mata rantai kehidupan dari generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu keluarga dalam mengembangkan dirinya dihadapkan pada tugas-tugas baik di dalam maupun di luar keluarga. Dalam mengemban tugas-tugas keluarga sangat berkaitan dengan pengembangan fungsi-fungsi keluarga yaitu fungsi keagamaan, cinta kasih, social budaya, ekonomi, pendidikan, perlindungan, reproduksi, sosialisasi, membangun dan melihara lingkungannya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, mengamanatkan bahwa penduduk sebagai modal dasar pembangunanadalah merupakan titik sentral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kemajuan suatau bangsa sebagian besar ditentukan oleh kualitas sumber daya  manusianya yang tangguh sehingga berhasil menguasai pengetahuan dan teknologi untuk membangun negaranya.
 
Sebagai tindak lanjut UU 52 tahun 2009, telah diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga. Dalam PP tersebut, Pemerintah dan pemerintah daerah menetapkan kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan dan ketahanan keluarga, sehingga peringatan hari keluarga menjadi sangat penting untuk terus dilakukan, untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera, perlu meningkatkan peran keluarga sebagai pilar utama dalam pembangunan dan kesejahteraan bangsa.

HARGANAS upaya terus menerus untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadapa pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

Untuk itu dengan menanamkan nilai-nilai kehidupan berbangsa bagi anggota keluarga sejak dini, akan menjadikan keluarga sebagai wahana yang tangguh bagi terwujudnya keluarga yang berkualitas. Keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam upaya memantapkan ketahanan nasional dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk lebih meningkatkan komitmen terhadap pemberdayaan keluarga tersebut maka kita mengajak dan menggerakkan seluruh lembaga kemasyarakatan dan keluarga Indonesia untuk melaksanakan Peringatan HARGANAS XXII pada tahun 2015 secara terpadu, agar tibul kesadaran para keluarga Indonesia untuk selalu memperbaiki mutu kehidupannya secara mandiri. Dengan demikian Hari Keluarga akan menjadi salah satu momentum untuk melembagakan upaya memperbaiki kualitas kehidupan keluarga secara berlanjut.

            Tujuan peringatan Harganas ini adalah meningkatkan komitmen pemerintah dan pemerintah daerah tentang pentingnya pembangunan keluarga serta meningkatkan keluarga mengenai peran dan fungsi keluarga dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berketahanan dan sejahtera. Secara khusus bertujuan:

1.      Meningkatkan peran serta seluruh Stakeholder dan mitra kerja serta masyarakat dalam pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk membangun Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.
2.      Meningkatnya Peran Keluarga melalui pelaksanaan fungsi-fungsi keluarga sebagai dasar ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
3.      Terbentuknya kesiapan keluarga dalam menghadapi permasalahan dan tantangan dalam kehidupan keluarga.
4.      Menambah gaung HARGANAS agar masyarakat luas mengenal, mengingat dan meresapi arti Hari Keluarga, sebagaimana hari-hari penting lainnya, seperti Hari Pahlawan, Hari Sumpah Pemuda dan lain-lain.

TEMA DAN MOTTO
a.     TEMA
“HARGANAS MERUPAKAN MOMENTUM UPAYA MEMBANGUN KARAKTER BANGSA MEWUJUDKAN INDONESIA SEJAHTERA”
b.         MOTTO
“KELUARGA BERKARAKTER, INDONESIA SEJAHTERA”


KEGIATAN POKOK
Dalam rangka memeriahkan peringatan HARGANAS XXII Tahun 2015 Tingkat Kabupaten Pekalongan telah diselenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan keluarga dan masyarakat Kabupaten Pekalongan :
antara lain :
1.      Pendidikan keorangtuaan (Parenthing skill ) : TP PKK
2.      Sosialisasi Ketahanan Keluarga : BPMPKB (7 Juli 2015)
3.      Pemutaran Film / KIE KB : Bid. KS BPMPKB
4.      Siaran Radio Komunikasi KIE / KB : Bid. KS BPMPKB (Agustus 2015)
5.      Laporan Hasil Pendataan Keluarga
 6.      Penyerahan Genre Kit dan BKB Kit
7.      Pelayanan KB Bhayangkari (29 Juni 2015)
8.      Pelayanan KHIB (Mei-Juni 2015)
9.      Pelayanan IVA Test (Mei-JUni 2015)
10.  Pembinaan PIK Remaja pada acara Peduli Penanaman mangrove di Jeruksari (14 Juni 2015)


Dan Puncak Acara telah dilaksanakan pada Hari Jumat 14 Agustus 2015 yang diisi dengan :
 -Penyerahan hadiah-hadiah lomba :
-          Penyerahan lomba posyandu (Bid. PM BPMPKB)
-          Penyerahan lomba-lomba PKK (TP PKK)
-          Lomba-lomba yang diselenggarakan SKPD lain yang berkaitan dengan keluarga
- Bazar UPPKS
- Senam Sehat Bersama










Tidak ada komentar:

Posting Komentar